Makanan yang Menjadi Pantangan bagi Ibu Hamil

Makanan yang menjadi pantangan ibu hamil meliputi makanan yang masih mentah, mengandung merkuri, beresiko kontaminasi bakteri, alkohol dan kopi

Hindari makanan yang mentah atau kurang matang

Hindari makanan yang mentah atau kurang matang
Pantangan ibu hamil mengkonsumsi ikan laut berukuran besar seperti tuna atau hiu
Ibu hamil wajib menghindari makan kerang
Hindari makan keju dan susu yang tidak dipasteurisasi
Ibu hamil harus membatasi minum kopi
Ibu hamil harus 100% bebas dari alkohol

PanduanIbu.com. Semua ibu ingin yang terbaik untuk bayi yang dikandungnya. Oleh karena itu, ibu selalu mengkonsumsi makanan yang sehat selama hamil. Tetapi tahukah ibu, makanan apa yang menjadi pantangan ibu hamil?

Gunakan panduan sederhana ini terhindar dari makanan yang tidak baik untuk bayi selama kehamilan:

Pantangan bagi Ibu Hamil untuk makan masakan daging, unggas dan telur yang mentah atau kurang matang.

Makanan yang kurang matang dalam memasak meningkatkan resiko keracunan makanan karena bakteri. Meskipun jarang, keracunan makanan dapat berpengaruh pada bayi. Makanan seperti salad, telur setengah matang, sate ayam atau kambing yang belum matang benar menjadi pantangan bagi ibu hamil.

Untuk menghindarinya, pastikan daging, unggas (ayam, bebek, burung), dan telur benar-benar matang sebelum dimakan. Pisahkan juga penyimpanannya di kulkas dengan menggunakan kaleng atau kontainer plastik agar tidak terjadi kontaminasi bakteri dari bahan makanan lain.

Ibu hamil harus menghindari makanan laut (seafood) yang masih mentah dan berpotensi mengandung merkuri dalam dosis tinggi

Makanan laut diketahui sebagai sumber protein dan omega 3 yang baik untuk untuk perkembangan janin. Tetapi ada beberapa makanan laut yang berpotensi mengandung merkuri dalam dosis tinggi. Merkuri diketahui dapat menghambat proses pembentukan otal dan sistem saraf pada bayi.

Makanan laut yang menjadi pantangan ibu hamil adalah kerang dan ikan laut yang berukuran besar seperti hiu, tuna atau king mackerel. Hindari pula makanan laut yang disajikan mentah atau setengah matang, jadi ucapkan selamat tinggal pada sushi dan sashimi :).

Lalu apa yang aman? Masakan dari udang, salmon dan ikan lele tetap aman dikonsumsi oleh ibu hamil, tetapi dalam jumlah yang terbatas (maksimal 8-12 ons per minggu) dan dimasak hingga matang (>63 C).

Pantangan Ibu Hamil untuk mengkonsumsi makanan yang tidak dipasteurisasi

Pasteurisasi dilakukan untuk menghilangkan kontaminasi bakteri dan jamur pada makanan. Beberapa produk dari susu seperti susu rendah lemak dan keju dibuat tanpa pasteurisasi sehingga harus dihindari oleh ibu hamil. Dalam hal termasuk juga jus buah segar menjadi pantangan bagi ibu hamil

Jangan Berlebihan dalam Meminum Kafein

Minum minuman yang mengandung kafein dapat mempengaruhi detak jantung bayi. Terlalu banyak kafein saat hamil dikaitkan dengan meningkatnya resiko keguguran sehingga ibu harus berhati-hati dalam hal ini. Jumlah maksimal kafein yang boleh dikonsumsi ibu hamil adalah 200mg/hari.

Ibu Hamil Pantang Minum Alkohol

Alkohol selain dilarang dalam agama Islam untuk dikonsumsi, juga berbahaya bagi bayi yang Ibu kandung karena dapat meningkatkan potensi keguguran dan kematian bayi dalam kandungan. Alkohol juga diketahui dapat menyebabkan penyakit jantung dan keterbelakangan mental pada bayi.

Tidak ada batasan aman untuk konsumsi alkohol bagi ibu hamil, jadi langkah paling bijak adalah meninggalkannya 100%.

Baiklah ibu, itu tadi makanan dan minuman yang menjadi pantangan bagi ibu hamil semoga bermanfaat.

Image Credit : Pixabay.com