Posisi Berhubungan Badan Terbaik Agar Cepat Hamil

Posisi hubungan badan seperti apa dan bagaimana agar cepat hamil? Mungkin itulah pertanyaan bagi anda para ibu yang ingin hamil. Posisi Missionary, posisi miring hingga waktu yang tepat untuk berhubungan telah kami bahas disini.
Posisi Berhubungan Badan Terbaik Agar Cepat Hamil

PanduanIbu.com - Ibu mungkin percaya bahwa posisi tertentu saat berhubungan seksual dapat membuka peluang kehamilan. Posisi cepat hamil saat ini beragam dan sudah banyak pilihannya. Posisi hubungan seksual yang terbaik dan apa saja yang perlu ibu ketahui agar memungkinkan terjadinya pembuahan kami tuliskan dibawah ini. 

Berhubungan Seksual Sebelum Berovulasi

Cairan sperma bisa saja tetap berada di rahim dan saluran telur ke rahim selama dua atau tiga hari Sebaliknya sel telur bertahan 12 sampai 24 jam setelah dilepaskan. Dengan pengertian tersebut maka hubungan seks sebelum berovulasi bisa mendorong kemungkinan sperma akan menyambut sel telur begitu dilepaskan. 

Kondisi Keasaman Miss V 

Spermatozoa tidak dapat "bereaksi" secara sempurna jika perempuan mengalami keputihan atau keasaman vagina meningkat. Keputihan dan keasaman vagina menyebabkan sperma sulit hidup sampai bertemu dengan sel telur. Meskipun terjadi hubungan seks yang dahsyat, kehamilan tetap tertunda. 

Berhubungan Seksual Berdasar Siklus Menstruasi 

Jika siklus mensturasi 28 hari maka ovulasi terjadi pada haid keempatbelas. Apa yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut. 

  • Lakukan hubungan seks beberapa kali seminggu begitu menstruasi berakhir. Hubungan yang sering dapat memastikan bahwa kita tidak melewatkan masa paling subur, khususnya jika panjang siklus kita bervariasi dari bulan ke bulan. 
  • Lakukan hubungan setiap hari mulai hari pertama. Jika hasil positif pada OPK (Ovulation Pre Dictorkit, bisa dibeli di apotik), atau sekitar hari ke-12, lakukan hubungan pada hari tersebut dan dua hari berikutnya. lni adalah hari-hari utama dalam satu bulan yang memungkinkan terjadinya pembuahan. 

Rileks Saat Berhubungan Seksual 

Pada saat melakukan hubungan seksual harus benar-benar dalam kondisi dan keadaan yang nyaman baik pada pihak laki-laki maupun pada pihak perempuan. Lakukan hubungan intim dengan rileks dan gembira. Kalaupun salah satu ada yang tertekan, sebaiknya perbaiki komunikasi terlebih dahulu. Selesaikan permasalahan yang ada baru melakukan hubungan seksual. 

Posisi Missionary 

Sepasang suami istri yang belum dikaruniai anak dalam melakukan hubungan seksual selalu berharap akan terjadi pembuahan. Kemungkinan terjadinya pembuahan disebabkan sperma mampu berada sedekat mungkin dengan serviks. Posisi "missionary" memungkinkan pasangan mampu memasukkan penisnya sedalam mungkin karena pihak pria ada di atas. Posisi "doggy" boleh dikatakan merupakan cara tidak efektif untuk membuat sel telur terbuahi. 

Berbaring Terlentang dengan Pinggul Terganjal

Pada posisi ini, vagina miring ke bawah sehingga bila berbaring terlentang usai berhubungan memungkinkan sperma mengalir dan terkumpul di rahim. Lama berbaring dilakukan sekitar 20 detik setelah berhubungan seksual juga membuka peluang sel telur terbuahi. 

Berhubungan pada Malam Hari 

Karena posisi tertentu membutuhkan posisi berbaring pada pihak wanita, maka malam hari adalah saat yang tepat melakukan hubungan seksual. Bercinta sebelum tidur malam menjadi cara mudah untuk memastikan pihak wanita berbaring sesudahnya. 

Tidal ( Menggunakan Cairan Lubrikasi)

Cairan lubrikasi mungkin membuat nyaman saat berhubungan seksual. Akan tetapi, cairan lubrikasi ini dapat menghambat upaya kehamilan. Kebanyakan formula lubrikasi mengubah pH balance di dalam vagina dan menurunkan mobilitas sperma. 

Tidak Perlu Orgasme 

Mungkin ibu pernah mendengar bahwa orgasme mampu mendorong terjadinya pembuahan dengan menarik lebih banyak sperma ke dalam vagina dan rahim. Namun, pernyataan tersebut ternyata tidak didukung fakta ilmiah. Seorang perempuan tidak perlu orgasme agar sel telurnya dapat dibuahi oleh sel sperma. 

Tidur Posisi Miring 

Posisi tidur miring setelah suami ejakulasi tidak terlalu berhubungan dengan kehamilan. Namun, setelah suami ejakulasi, lebih baik ibu tidak cepat-cepat berdiri. Lakukan face afterplay dengan nyaman, misalnya bicara dengan pasangan atas kenikmatan yang baru terjadi dan sedikit evaluasi untuk intim berikutnya akan sangat membantu. 

Posisi hubungan seksual memang bukan satu-satunya untuk mendapatkan buah hati. Namun demikian, posisi hubungan seksual berperan cukup signifikan agar pembuahan pada sel telur bisa terjadi. Dengan cara yang tersebut di atas mungkin membantu bagi yang berkeinginan hamil.