Cara Mengatur Keuangan Keluarga

Keuangan keluarga adalah tanggung jawab seorang ibu. Bagaimana merencanakan dan managemen keuangan keluarga yang baik telah kami persiapkan untuk anda.

Image

PanduanIbu.com - Setiap keluarga mempunyai cara mengatur keuangan keluarga yang berbeda-beda. Perencanaan merupakan hal yang penting, karena apabila tidak pandai mengatur keuangan keluarga maka berapapun pemasukan yang didapatkan tidak akan cukup untuk kehidupan keluarga selama sebulan penuh. Dalam rumah tangga biasanya yang bertugas mengatur keuangan keluarga adalah istri, jadi suami akan menyerahkan seluruh penghasilannya kepada istri untuk dikelola. Berikut ini adalah tips mengatur keuangan keluarga agar mencukupi kebutuhan hidup selutuh anggota keluarga antara lain:

Membuat Daftar Rencana Keuangan Keluarga
Manajemen keuangan keluarga dimulai dengan membuat daftar rencana keuangan keluarga selama satu bulan penuh. Anda harus mengetahui jumlah pemasukan dan pengeluaran rutin, baik harian, mingguan maupun bulanan. Buatlah kalkulasi anggaran yang haus Anda keluarkan secara cermat dan teliti.

Jangan Berhutang
Cara mengelola keuangan keluarga yang baik adalah dengan menghindari hutang. Karena pada umumnya semakin tinggi pemasukan maka akan membuat seseorang memiliki pola yang lebih konsumtif. Jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Jika Anda mempunyai hutang, maka setelah pada saat Anda mempunyai pemasukan, dahulukan untuk membayar hutang yang ada. Jangan menunda untuk membayar hutang ke bank atau badan keuangan lainnya.

Menabung
Biasakanlah diri Anda untuk selalu menabung secara konsisten. Sisihkan 10% dari total penghasilan untuk tabungan. Hal ini harus dilakukan sebelum membelanjakan penghasilan untuk hal-hal lain, karena apabila menunggu sampai akhir bulan menabung sisa uang yang ada  maka dapat dipastikan bahwa tidak akan ada uang yang tersisa.

Membedakan kebutuhan dan keinginan
Sebelum membelanjakan uang belanja bulanan, pastikan Anda telah menyiapkan daftar belanjaan terlebih dahulu. Pisahkan antara daftar kebutuhan dengan datar keinginan. Sebaiknya Anda memprioritaskan daftar kebutuhan daripada daftar keinginan, jangan langsung membeli barang-barang yang diinginkan tanpa memikirkan manfaat dari barang tersebut. Anda harus selalu mematuhi daftar belanjaan Anda agar terhindar dari over budget.

Menyisihkan untuk hal-hal yang tak terduga
Setelah Anda  mencatat semua daftar pengeluaran dalam rumah tangga Anda, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian untuk hal-hal yang tidak terduga. Hal ini penting karena hal-hal tak terduga dapat terjadi kapan saja.